Dreams are renewable. No matter what our age or condition, there are still untapped possibilities within us and new beauty waiting to be born.

-Dale Turner-

Kategori

Artikel (4) Dakwah (7) Motivasi (3) Muhasabah (11) Munajah (7) Prosa (5) Puisi (18) Tarbiyah (2)

Minggu, Januari 11, 2009

Istriku

Sekian lama aku mengenalmu
dua kali purnama terlewati
Sekian lama juga aku membebanimu dengan curahan – curahan hatiku
Sekian lama juga malam – malammu terganggu oleh tangisan - tangisanku
Begitu banyak kisah hidupku yang mungkin sudah banyak menyita waktumu
Sudah banyak memenuhi memori dalam pikiranmu


Maaf,
Mungkin cuma kata itu yang bisa kuucapkan
Maaf, aku sering mengganggu waktu istirahatmu..
Aku merasa nyaman saat menceritak
an semua masalahku kepadamu
AKu merasa tenang karena aku percaya kamu
AKu bisa menemukan ketulusan….kesejukan….kedamaian yang tak kutemukan
Pada orang lain….
Terima kasih,

Sudah menjadi bagian terindah dalam episode hidupku
Ibarat sebuah cerita
Kamu adalah alur paling membahagiakan
Dimana aku sangat menikmati saat mengalaminya
Terima kasih
Sudah menjadi oase ku…..
You the best I ever had….

laknat!!! Tunggu Pembalasanku!


Sejenak Tanpa Cinta

boleh saja rudal pecahkan palestina
boleh saja bom apimu melayang, di atas langit palestina
boleh saja renggut nyawa tentara palestina
boleh saja tanah-tanah kau jarah
boleh saja buta karena serakah

tapi apakah rasa manusia telah punah
tapi apakah hati nurani diam
tapi apakah setiap dari mata kita tak membaca
tapi apakah hidup hanya milik mereka

kemanusiaan…dimana
kemanusiaan…dimana
kemanusiaan…dimana
kau langgar karena dusta
kau tutupi karena murka
kau khianati dan kau rampas begitu saja
seperti…dirimu adalah TUHAN bagi segala

Laknat.................

Tunggu Pembalasanku...Zionis


Idza ja'a wa'dul akhirah




Dandi, Padamu terhimpun asa dan cita


Untuk Sahabat Setia Penuh Cinta
padanya terhimpun asa dan cita


Tak Terlupa
akan hangatnya senyummu
akan lembutnya sapamu
akan dirimu yang slalu ada untukku

sekejap nyaman tanpamu
namun semakin jauh
aku semakin terjaga
tak ada yang sepertimu
dikau istimewa, kumerindu

engkau yang laksana embun
wajah indah selembut kabut
selalu bersinar laksana bintang
selalu berpijar dihati

kau pernah buatku berarti
isi lembaran hati dengan bahagia
taburkan semerbak harap
Untuk setia bersama cita

kini kuajak bayangmu
meski tertatih, meski merintih
kuingin lanjutkan langkah bersamamu
Meniti jalan panjang penuh duri

Sahabat,
Jika mencintaimu adalah kesalahan
Maka mungkin, aku tak pernah menjadi benar

Kau….
Sahabat penuh cinta dan harakah
Dandi, begitu mereka menyebut namamu
ya....Dandi
Sederhana
Istimewa
Penuh Cinta
Engkau Mengerakkan
Kuberharap.......

asa dan cita

Jumat, Januari 09, 2009

Dunia Islam Kini

kata jiwa, kata semesta

Dunia islam kini adalah realita yang kita lihat bersama
Kemiskinan,kebodohan,perpecahan dan peperangan
Dunia islam kini adalah penghancuran secara sistimatis
Ketergantungan ekonomi, serbuan budaya dan tekanan politik
Dunia islam kini adalah Negara jajahan di abad moderen
Jeratan hutang, eksploitasi sumber alam dan perampasan HAM


Dunia islam kini adalah kedzaliman yang terus menerus dan penindasan tiada henti
pemboikotan ekonomi, agresi militer dan pembunuhan masal
dunia islam kini adalah persekongkolan jahat internasional
PBB, Amerika, Eropa dan munafiqin
Dunia islam kini adalah permusuhan dan kebencian
Yahudi yang bengis dan Nasrani yang sadis
Dunia islam kini adalah korban kerendahan budaya
Anak muda yang gila pesta, orangtua yang rakus harta
Dunia islam kini adalah orang sakit yang terbaring menunggu ajal
Negara kecil ditindas, Negara besar diperas
Dunia islam kini adalah potret keterbelakangan
Umatnya yang bodoh dan ulamanya yang lemah
Dunia islam kini adalah negeri luas yang terkoyak
Dunia islam kini adalah Negri-negri kaya yang korup
Dunia islam kini adalah negeri-negeri miskinyang papa
Dunia islam kini adalah umat yang lemah tak berdaya
Dunia islam kini adalah keputusasaan dan penantian hampa
Dunia islam kini adalah kesedihan yang berkepanjangan, nestapa dan duka lara
Dunia islam kini adalah kemiskinan.kebodohan, perpecahan dan pewrmusuhan
Dunia islam kini adalah air mata yang terus mengalir membasashi pelosok negri
Dunia islam kini adalah air mata selalu mengalir membasahi pelosok negri
Dunia islam kini adalah darah yang selalu tertumpah, tinggalkan luka menganga
Dunia islam kini adalah tangisan anak-anak yatim, jeritan orang kelaparan
dan teriakan orang-orang yang kecewa
Dunia islam kini adalah realita pahit yang jelas di depan mata..

Sebenarnya…
Dunia islam kini adalah hamparan yang sangat luasnya
Dari Maroko sampai Merauke. Dari Kairo sampai ke Moro
Dunia islam kini adalah kekuatan yang sangat besarnya
Semilyar penduduknya, luas wilayah dan kekayaan alamnya
Gugus pegunungan dan hamparan laut yang tak terbatas
Hutan-hutan, sabana dan gurun pasir yang panas
Dunia islamkini adalah optimisme yang tak akan pupus, harapan yang tak boleh terhapus
Dunia islam kini adalah negri yang penuh dengan cita-cita mulia, semangat yang menggelora
Kesadaran orangtuanya. Keteguhan para pemudanya. Dan keikhlasan ulama-ulamannya
Kemuliaan para wanitanya dan kelembutan para ibu-ibunya.
Sungguh, itu adalah modal tak terkira
Tak terganti dengan berapapun harga

Dunia islam esok adalah cahaya yang menerangi dunia yang gulita
Dunia islam esok adalah kedamaian yang akan memenuhi semesta
Dunia islam esok adalah keadilan yang merata untuk yang kaya juga yang papa
Dunia islam esok adalah ilmu, peradaban dan kemanusiaan
Dunia islam esok adalah kekuatan baru yang takan tergoyahkan.
Dunia islam esok adalah mimpi indah yang akan kita wujudkan…!

Cinta adalah Perbuatan

Posted by Budiman

Ups. Ini bukan iklan politik seperti yang sering kita temui di tv. Ini sekedar refleksi mengenai cinta.

Cinta adalah tindakan. Cinta adalah perbuatan. Oleh karenanya cinta juga adalah pilihan. Apa artinya ? Covey pernah suatu hari didatangi oleh seorang teman yang mengeluh bahwa ia sudah tidak mencintai lagi istrinya. Lalu dijawab, cintai dia. Temannya menjawab, “kan sudah kukatakan aku tidak mencintainya !”. Covey, “karena itu cintailah dia !, karena cinta adalah kata kerja.”

Bagaimana dengan jatuh cinta ? Jatuh cinta adalah sebangsa perasaan. Karena dia perasaan, munculnya juga sporadis. Maksudnya, ketika ada objek yang menarik bisa saja kita jatuh cinta. Jatuh cinta bisa terjadi kapan saja. Tidak pandang usia tua atau muda. Tidak pandang sudah beristri atau belum. Karena jatuh cinta adalah perasaan, menggambarkannya juga sulit. Di luar abstraksi otak kiri kita. Menggunakan ungkapan Sayyid Qutb, laa ya’rifuha illa man dzaqaha. Tidak mengenalnya kecuali mereka yang merasakannya.

Dalam cinta sebagai tindakan, di mana letaknya romantisme ? Romantisme adalah tindakan, kerja, perbuatan. Cerita-cerita romantis, dalam novel atau film, biasanya berhenti pada saat dua insan duduk di pelaminan atau peristiwa tragis yang memisahkan terjadi (kalau genre-nya tragedi). Bagaimana cerita cinta berlangsung pasca akad nikah ? Cerita cinta di sini bukan lagi cerita romantisme cinta, tetapi cinta sebagai tindakan.

Untuk menguasai cinta sebagai tindakan, perlu memahami seninya. Seni Mencinta. The Art of Loving, kata Erich Fromm. Untuk menguasai satu seni butuh pengetahuan dan latihan. Teori cinta mengatakan bahwa cinta adalah aktivitas memberi. Memberi adalah ekspresi tertinggi hidup kita. Memberi memiliki elemen peduli, tanggung-jawab, hormat dan pengenalan. Care, responsibility, respect, and knowledge.

Bagaimana mempraktekkan cinta ? Praktek cinta membutuhkan disiplin, konsentrasi dan kesabaran. Akarnya adalah kebiasaan. Witing tresno jalaran soko kulino, begitu pepatah Jawa mengatakan. Pohon cinta tumbuh dari akar kebiasaan.

Tetapi cinta juga adalah ibadah. Bahkan ibadah kita kepada Allah mensyaratkan kesempurnaan cinta (kamal al hubb) selain kesempurnaan ketundukan dan ketaatan. Ekspresi cinta kita juga merupakan ekspresi ibadah kita.

Ruang Tamu


Tinggalkan Pesan Terbaikmu

Puncak Selera Jiwa

Pojok Hikmah

mimpi dapat diperpanjang. tidak peduli berapa usia kita atau apa kondisi kita, karena masih ada kemungkinan belum tersentuh di dalam diri kita dan keindahan baru menunggu untuk dilahirkan. Karena Bermimpilah ! untuk esok yang indah