Dreams are renewable. No matter what our age or condition, there are still untapped possibilities within us and new beauty waiting to be born.

-Dale Turner-

Kategori

Artikel (4) Dakwah (7) Motivasi (3) Muhasabah (11) Munajah (7) Prosa (5) Puisi (18) Tarbiyah (2)

Sabtu, Juni 06, 2009

Hatiku belum lembut, lisanku belum halus.

Allah SWT yang Maha Baik, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang itu tidak pernah tidak mengabulkan doa hambaNya. Termasuk doaku. Hanya saja aku belum pintar untuk memaknai dan menyikapi doa-doaku yang terkabul itu.

Kesalahanku bersikap, salah berucap, dan salah memikirkan sering menggagalkan dan menolak secara tidak sengaja terkabulnya doa. Secara tidak sengaja karena aku merasa belum mengerti dan masih sangat perlu pembelajaran tentang kesabaran dan keikhlasan akan ketetapan Allah SWT, akan terkabulnya doaku tadi.

Allah pasti telah menyediakan pijakan-pijakan untuku, agar aku dapat meraih impianku yang selalu aku gumamkan dalam doa-doaku. Namun mulai samar tersadar kini bahwa aku kurang terampil, kurang sabar dan kurang ikhlas menapaki pijakan yang sudah Belaiu sediakan untukku.

Aku mohonkan pada-Nya agar aku diberi rahmat hati yang lembut, tutur kata yang halus dalam keseharianku. Aku pun diketemukan dengan kondisi dimana seorang teman yang membutuhkan satu informasi yang kebetulan aku yang mengetahui informasi itu. Beliau menanyakannya padaku. Dan beberapa pertanyaannya aku simpulkan sebagai cerewet dan “ngeyel”, sehingga tanggapankupun kurang bersahabat pada temanku itu. Alasanku adalah, aku sibuk, kenapa temaku ini tidak mengerti?. Tidak ada kata-kata kasar yang keluar –menurutku-, tapi kurang bersahabat.

Aku tidak berbohong dengan alasanku itu, dan tidak salah juga sebenarnya kalau aku menyimpulkan temanku itu cerewet. Tetapi setelah percakapan itu selesai, aku ditegur oleh hati nuraniku “kenapa kamu bersikap seperti itu?”. Rasa menyesal menghinggap dan mengganggu ketenanganku hatiku, dan gangguannya lebih mengena daripada gangguan temanku tadi.


Aku tidak sabar, aku tidak peka dan tidak ikhlas dengan ujian yang Allah SWT beri.

Itu sebabnya hatiku belum lembut, lisanku belum halus.


KADO KECIL BUAT ISTRIKU

ISTRIKU......DENGARLAH... DEKAP...DEKAPLAH AKU
AKU SANGAT MENCINTAIMU...
MARI KITA BUANG DUKA... KITA KAN SALING MENYAYANGI...

MARI KITA BAGI SUKA
HENDAKNYA PERTENGKARAN KECIL SEGERA DAPAT DIATASI
BAHKAN JADI PENYEGAR CINTA KITA

HENDAKNYA PERKAWINAN INI BUKAN SEKADAR CINTA KASIH
TAPI JUGA SEBUAH TANGGUNG JAWAB

MARI TUNTAS KITA REGUK SATU GELAS BERSAMA
BAHAGIA... SUNGGUH BAHAGIA

ISTRIKU... MARI KITA RENUNGKAN
JALANAN TERJAL BERLIKU
KITA 'KAN MAMPU MELEWATINYA BERSAMA
MARI KITA BERGANDENG TANGAN

ISTRIKU... DUDUKLAH ISTIRAHAT SEJENAK
ATUR NAFASMU DAN TENANGLAH
KITA AKAN SEGERA BERANGKAT
BERLAYAR MENEMBUS PEKAT

HENDAKNYA KITA KAN BERLABUH
DI PANTAI YANG PENUH KEMBANG
HARUM WANGI SEMERBAK... ADALAH SURGA

KITA AKAN MEMBUANG SAUH
BERENANG KE PINGGIRAN
PELUK... PELUKLAH AKU
LEBURKAN JIWA RAGA KITA
KEMUDIAN KITA BERIKRAR
BAHAGIA... OH BAHAGIA


KUPERSEMBAHKAN UNTUK ISTRIKU TERCINTA



ANTARA PAGI DAN MALAM HARI

Tenanglah hatiku, karena langit tak pun mendengari
Tenanglah, karena bumi dibebani dengan ratapan kesedihan.
Dia takkan melahirkan melodi dan nyanyianmu.
Tenanglah, karena roh-roh malam tak menghiraukan bisikan rahasiamu, dan bayang-bayang tak berhenti dihadapan mimpi-mimpi.
Tenanglah, hatiku. Tenanglah hingga fajar tiba, kerana dia yang menanti pagi dengan sabar akan menyambut pagi dengan kekuatan. Dia yang mencintai cahaya, dicintai cahaya.
Tenanglah hatiku, dan dengarkan ucapanku.

DALAM mimpi aku melihat seekor murai menyanyi saat dia terbang di atas kawah gunung berapi yang meletus.
Kulihat sekuntum bunga Lili menyembulkan kelopaknya di balik salju.
Kulihat seorang bidadari telanjang menari-menari di antara batu-batu kubur.
Kulihat seorang anak tertawa sambil bermain dengan tengkorak-tengkorak.
Kulihat semua makhluk ini dalam sebuah mimpi. Ketika aku terjaga dan memandang sekelilingku, kulihat gunung berapi memuntahkan nyala api, tapi tak kudengar murai bernyanyi, juga tak kulihat dia terbang.
Kulihat langit menaburkan salju di atas padang dan lembah, dilapisi warna putih mayat dari bunga lili yang membeku.
Kulihat kuburan-kuburan, berderet-deret, tegak di hadapan zaman-zaman yang tenang. Tapi tak satu pun kulihat di sana yang bergoyang dalam tarian, juga tidak yang tertunduk dalam doa.
Saat terjaga, kulihat kesedihan dan kepedihan; ke manakah perginya kegembiraan dan kesenangan impian?
Mengapa keindahan mimpi lenyap, dan bagaimana gambaran-gambarannya menghilang? Bagaimana mungkin jiwa tertahan sampai sang tidur membawa kembali roh-roh dari hasrat dan harapannya?

Kamis, Mei 07, 2009

Hebatnya cinta..




hebatnya cinta...
tersenyum kala terluka..
menangis kala bahagia...
bersedih kala bersama...
tertawa kala berpisah...

Aku pernah...
aku pernah tersenyum meski ku terluka
karena... ku yakin Tuhan tak menjadikannya untukku

aku pernah menangis kala bahagia
karena...ku takut kebahagiaan cinta ini kan sirna begitu saja

aku pernah bersedih kala bersamanya
karena....ku takut kan kehilangan dia suatu saat nanti


dan....

aku juga pernah tertawa...
saat berpisah dengannya
karena...sekali lagi cinta tak harus memiliki
Tuhan pasti telah menyiapkan cinta yang lain
untukku.....

aku tetap bisa mencintainya
meski ia tak dapat ku rengkuh dalam pelukanku
karena.....memang cinta ada dalam jiwa bukan dalam raga

smua orang pasti pernah merasakan cinta
orang tua...
sahabat....
kekasih...
dan akhirnya pasangan hidup.....



buat temanku yang sedang jatuh cinta
ku ucapkan selamat...
karena cinta itu sangat indah
semoga kalian slalu bahagia...
menikahlah!!

buat temanku yang sedang terluka karena cinta...
hidup itu bagaikan roda yang terus berputar
satu saat aka berada di bawah
dan hidup terasa begitu sulit
bertahanlah..!
karena…
keadaan itu tidak untuk slamanya
bersabarlah dan berdoalah
karena cinta yang lain
akan datang dan menghampirimu
buat temanku yang tidak percaya akan cinta
buka hatimu...
jangan menutup mata akan keindahan dunia
maka cinta akan membuat hidupmu
menjadi bahagia...
buat temanku yang mendambakan cinta..
bersabarlah...
karna cinta yang indah..
tak terjadi dalam sekejab...
Tuhan sedang mempersiapkan sgala yang terbaik
bagimu...
buat temanku yang mempermainkan cinta...
sesuatu yang begitu murni dan tulus
bukanlah untuk di permainkan
cinta bukan suatu kehampaan
semoga kalian berhenti m'permainkan cinta

dan mulai merasakan kebahagiaan yang seutuhnya....


JIKA CINTA TAK BISA BERSATU

Izinkan aku mencintaimu dengan caraku
walau kutau kita mungkin tidak saling memiliki
karena aku hanya rembulan dan engkau matahari
yang cahayaku sesungguhnya berasal darimu
Aku mengagumimu walau kau bilang jangan,
mendambakanmu walau kau bilang kau tak pantas
Izinkanlah aku tetap mencintaimu
walau hanya lewat rindu dan doa untukmu

Ruang Tamu


Tinggalkan Pesan Terbaikmu

Puncak Selera Jiwa

Pojok Hikmah

mimpi dapat diperpanjang. tidak peduli berapa usia kita atau apa kondisi kita, karena masih ada kemungkinan belum tersentuh di dalam diri kita dan keindahan baru menunggu untuk dilahirkan. Karena Bermimpilah ! untuk esok yang indah