Dreams are renewable. No matter what our age or condition, there are still untapped possibilities within us and new beauty waiting to be born.

-Dale Turner-

Kategori

Artikel (4) Dakwah (7) Motivasi (3) Muhasabah (11) Munajah (7) Prosa (5) Puisi (18) Tarbiyah (2)

Sabtu, Februari 20, 2010

Karena Kita Tak Boleh Berpisah


Dalam perjalan bahtera rumah tangga itu...

akan selalu ada
pelangi dan mendung
di langit hati kita,........

Disinilah
kita laki-laki
suami.....
harus menempatkan akal
di atas perasaan kita....

Jika perasaan yang mendominasi jiwa kita
maka jika mendung itu datang
yang akan terjadi adalah hujan....
hujan air mata....

Inilah mengapa
banyak perceraian terjadi
karena ego yang merupakan bagian perasaan itu
mendominasi jiwamu....
dan akalmu pun tertutup

Jika istrimu marah
dengarlah.....
demi Alloh dengarlah.....

jangan coba-coba
dirimu ikut marah
bahkan lebih marah dari dia......

karena saat itu
istrimu ingin menumpahkan
semua isi jiwanya
dan ia ingin engkau dengar.......
iya...
dengar

seperti ketika Umar bin Khattab
di marahi istrinya
ia hanya diam
mendengarkan
padahal saat itu
Umarlah satu-satunya
Manusia yang setan pun takut padanya
karena ketegasan sikapnya.

Tapi ia hanya diam
diam
menyimak semua keluh kesah istrinya....

"Karena ia telah melahirkan anakku, menjaganya, mendidiknya.....maka marahnya itu, tak sebesar pengorbanan yang ia lakukan untuk keluargaku..."!!

Itulah jawaban
Umar
yang menyetak
kesadaran kita sebagai suami
bahwa menghargai Istri
dengan mendengarnya
adalah kebaikan........

Pada Umar kita belajar
mengendalikan ego kita......

Karena pada celah itu
Setan akan masuk lewat pembuluh darah kita
mengendalikan perasaan kita.....

dan ujung semua itu
masalah itu menjadi rumit
jika perasaan mu itu mengendalikan jiwamu
maka ucapan
kata "Cerai" dari mulutmu
bisa saja terucapkan
dan jatuhlah Talak itu.....
maka bertepuk tanganlah para setan disana...

karena secara syariat
engkau sudah tak sah lagi
sebagai suami
untuk dirinya....

semuanya karena akal tertutup
oleh perasaan kita
oleh ego kita.......

sahabat
di ujung catatan ini
ketahuilah jiwamu
jiwamu laki-laki
di dominasi akal

jangan biarkan perasaan mu
dikendalikan oleh Iblis dan bala tentaranya....

Karena Kita tak boleh berpisah.....
tak boleh bercerai........

Kubiarkan kau pergi


Aku tak akan memaksamu untuk selalu mencintaiku
Aku tak akan memintamu untuk memberikan apapun untukku
Aku tak akan memintamu untuk mencintaiku sepenuh hati
Aku tak akan memohonmu untuk tetap disisiku selamanya
Mungkin aku akan membiarkanmu pergi
Mungkin aku akan membiarkanmu untuk mencintai yang lain
Tapi bukan berarti aku tak mencintaimu
Aku hanya tak ingin menggenggammu terlalu erat

Karena jika itu terjadi
Aku tahu
Perlahan kamu akan meninggalkanku
Aku terlalu mencintaimu
Hingga aku tak dapat melakukan apapun
Jika kau ingin meninggalkanku
kubiarkan kau pergi tapi Aku tetap mencintaimu
Dan itu takkan berubah sampai kapanpun

Ini apa namanya ?


Entah apa yang sebenarnya ku rasa
Saat kau tak ada aku merasa kehilanganmu
Tapi ............
Saat aku melihatmu, aku merasa membencimu

Ingin sekali ku rengkuh dirimu
Jika ku ingat masa yang pernah kita lalui
Tapi tak jarang juga ku tak ingin bertemu denganmu
Jika ku ingat pengkhianatanmu

Hati ini terlalu sakit tuk memaafkanmu
Tapi terlalu sayang untuk membencimu
biar saja waktu berlalu
Membawa kenangan tentangmu

Jumat, Februari 19, 2010

Pergilah Sahabat


aku biarkan seorang sahabat pergi
mungkin pergi tanpa kembali
kini hilang tempat bercerita
untuk semua kisah cinta

berharap dia akan bertahan
tidak berpikir tentang kepergian
tapi tak ada daya untuk melarang
hanya bisa melepasnya pulang

Pergilah sahabat
engkau akan tetap lekat
meski terhalang sekat
untuk kita beradu nikmat

pergilah sahabatku....Kutunggu datangmu



Rabu, Februari 17, 2010

Rinaldi Suhbatii.......



Sahabat..Kau hadir mengisi hari ku
Slalu setia hadir bila aku membutuhkanmu, baik dikala suka maupun dikala duka
Seberat apapun jalan yang harus kita tempuh..seberat apapun rintangan yang harus kita hadapi, kau tetap tak bergeming untuk slalu menemaniku, bahkan dengan segala kebaikan dan kenurukanku, Kau habiskan waktumu untuk bersama ku, kau jalani hari-harimu disampingku dan sampai kapanpun mungkin kau akan selalu begitu

Sahabat..meskipun aku tahu terkadang kehidupanmu sendiri sudah cukup melelahkan, meskipun aku tahu terkadang masalahmu sendiri cukup pelik, namun itu gak menyurutkan langkah mu untuk selalu membantuku bila aku kesusahan dan tetap menjadi sahabatku.
Kau laksana pelita bagiku
Yang selalu menerangi jalanku yang berliku
Kau yang mengajariku tentang arti sebuah persahabatan yang sejati
Kau yang membuatku lebih mengerti tentang kehidupan ini.
Kau sadarkan aku dan kau membuka mata hatiku bahwa pasti ada jalan keluar disetiap persoalan hidupku

Sahabat..Sikapmu yang lembut, tutur katamu yang santun itu semakin membuatku tambah menyayangimu.
Semua kebaikanmu seperti membawaku ke alam mimpi yang indah dan rasanya aku gak mau terjaga dari tidurku.
Begitu indah memiliki sahabat sepertimu

Sahabat..dan akhirnya aku hanya bisa mengucapkan beribu-ribu terimakasih.
Terimakasih sudah mau menjadi sahabatku..Terimakasih sudah mau menemaniku..Terimakasih atas saran-sarannya selama ini..Terimakasih untuk semua yang telah kamu berikan untuk aku dan Terimakasih atas semua pengorbanan yang telah kamu lakukan selama ini.

Sahabat..aku hanya minta satu hal pada mu, Tetaplah menjadi sahabat sejatiku sampai kapanpun, bahkan sampai ajal yang memisahkan raga kita..

Renaldi, Nama sahabat itu. Setialah selamanya................

Ruang Tamu


Tinggalkan Pesan Terbaikmu

Puncak Selera Jiwa

Pojok Hikmah

mimpi dapat diperpanjang. tidak peduli berapa usia kita atau apa kondisi kita, karena masih ada kemungkinan belum tersentuh di dalam diri kita dan keindahan baru menunggu untuk dilahirkan. Karena Bermimpilah ! untuk esok yang indah